Baca Juga: Usai rektor Unsoed cs masuk bui, KPK panggil ASN untuk telusuri dugaan pemerasan seleksi maba
“Jadi, Insya Allah, ke depannya, ananda bisa bersekolah kembali, bisa beraktivitas kembali, bisa ceria kembali. Jadi, saat ini kita fokus untuk tata laksana ananda pertama ini ke depannya,” lanjutnya.
Memori jangka pendek dan panjang dalam kondisi baik
Setyo juga memberikan penjelasan mengenai kabar siswi mengalami hilang ingatan hingga 70 persen.
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan saat berada di RSCM, ia memastikan kondisi memori siswi tersebut dalam keadaan baik.
“Yang jelas pada saat saya periksa saat ini, ananda (F) ingatannya sangat baik, ya. Memori jangka pendek maupun jangka panjangnya. Dan juga pemeriksaan elektroensefalografi juga tidak menunjukkan gangguan apa pun,” jelas Setyo.
Penjelasan tersebut juga diperkuat oleh Konsultan Psikiatri Anak dan Remaja RSCM, Tjhin Wiguna.
Menurut Tjhin, terdapat kejadian tertentu yang mungkin tidak diingat oleh siswi tersebut. Namun, secara keseluruhan, ia masih mampu menggambarkan apa yang dirasakan dan apa yang terjadi ketika mengalami kondisi tidak nyaman.
“Walaupun ada kejadian yang dia lupa, tapi secara keseluruhan bisa menggambarkan apa yang dia rasakan, apa yang terjadi sebenarnya ketika dia merasa tidak nyaman, baik sekarang atau beberapa minggu lalu,” terang Tjhin.
Ia juga menyebut siswi tersebut mengetahui berbagai informasi dasar mengenai dirinya dan lingkungan di sekitarnya.
“Dia tahu dia di mana, dia tanggal berapa, hari apa, siapa, dia semuanya tahu. Jadi saya tidak melihat adanya disorientasi atau ada masalah pada memori kerjanya. Secara keseluruhan, masih cukup baik,” paparnya.
Kedua siswi berencana dipulangkan akhir pekan
Seiring kondisi kedua siswi yang dinilai mulai membaik, pihak RSCM berencana memulangkan keduanya pada akhir pekan ini.