news

Diduga keracunan menu MBG basi, 137 siswa-guru SMAN 1 Tunjungan di Blora alami diare massal

Rabu, 9 September 2026 | 18:48 WIB
Menyoroti fakta terkini kasus dugaan keracunan massal akibat MBG basi yang dialami siswa-guru di SMAN 1 Tunjungan Blora, Jawa Tengah (Instagram.com/@liputansekitar_kebonagung)

GENMILENIAL.ID — Sebanyak 137 orang di SMAN 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.

Kasus tersebut menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan sejumlah siswa mengalami kondisi kesehatan yang diduga berkaitan dengan keracunan massal beredar di media sosial.

Dari 137 orang yang mengalami keluhan, sebanyak 133 merupakan siswa dan satu orang guru.

Sementara tiga siswa lainnya tidak masuk sekolah karena mengalami diare.

Baca Juga: Pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan: Oknum guru didemo siswa, jadi tersangka hingga ditahan di Rutan Mapolres Subang

Enam siswa bahkan harus dilarikan ke puskesmas setempat menggunakan ambulans lantaran kondisi mereka cukup lemah.

137 Orang alami gangguan pencernaan

Kepala SMAN 1 Tunjungan, Yuni Ni'wa, mengatakan jumlah korban tersebut diketahui berdasarkan pendataan yang dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Menurut Yuni, sebagian besar korban mengalami keluhan berupa sakit perut. Selain itu, terdapat pula siswa yang merasakan mual, pusing, hingga diare.

"Tadi didata oleh Dinas Kesehatan ada 133 siswa, satu guru. Kemudian yang diare dan izin tidak masuk ada tiga, jadi jumlah totalnya 137," ujar Yuni dalam keterangannya pada Rabu, 9 September 2026.

Baca Juga: Saat Upin dan Ipin ikut bersuara soal dampak asap karhutla yang merebak dari Kalimantan-Sumatera

Yuni menyebut keluhan yang dialami para siswa relatif sama, terutama pada bagian perut.

Sejumlah siswa juga mendapatkan pemeriksaan serta penanganan dari tim kesehatan yang berada di sekitar aula sekolah.

"Rata-rata gejalanya sama, sakit perut," ungkap Yuni.

Halaman:

Tags

Terkini