Pengawasan terhadap dapur SPPG diperlukan karena fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat.
Dapur SPPG dapat ditutup permanen
Sudaryono juga menjelaskan bahwa terdapat dapur SPPG yang dikenai penutupan permanen karena dinilai tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi.
“Beberapa yang pasti kami tutup secara permanen karena tidak laik secara higiene dan sanitasi. Ini membahayakan keamanan, kesehatan, dan nyawa dari penerima manfaat kita,” tandasnya.
Baca Juga: Kronologi aksi penjambret HP WNA India di depan hotel Menteng hingga akhirnya dibekuk polisi
Pernyataan tersebut menunjukkan adanya mekanisme sanksi terhadap dapur SPPG berdasarkan tingkat pelanggaran.
Namun, Mahfud MD menyoroti aspek pertanggungjawaban hukum bagi SPPG yang menyebabkan dugaan keracunan dalam pelaksanaan program MBG.***