Pengawasan terhadap dapur SPPG diperlukan karena fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat.
Dapur SPPG dapat ditutup permanen
Sudaryono juga menjelaskan bahwa terdapat dapur SPPG yang dikenai penutupan permanen karena dinilai tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi.
“Beberapa yang pasti kami tutup secara permanen karena tidak laik secara higiene dan sanitasi. Ini membahayakan keamanan, kesehatan, dan nyawa dari penerima manfaat kita,” tandasnya.
Baca Juga: Kronologi aksi penjambret HP WNA India di depan hotel Menteng hingga akhirnya dibekuk polisi
Pernyataan tersebut menunjukkan adanya mekanisme sanksi terhadap dapur SPPG berdasarkan tingkat pelanggaran.
Namun, Mahfud MD menyoroti aspek pertanggungjawaban hukum bagi SPPG yang menyebabkan dugaan keracunan dalam pelaksanaan program MBG.***
Artikel Terkait
Bayang-bayang suspend berat dan pencopotan kepala SPPG, buntut keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam
334 Siswa-guru di Agam Sumbar dilaporkan keracunan MBG, berasal dari 3 Nagari wilayah Palupuh
Dirawat di 3 rumah sakit, 136 siswa SMP di Makale Tana Toraja diduga keracunan MBG
Kepala SMAN 1 Lasem Rembang ceritakan situasi genting saat ratusan siswa diare diduga imbas MBG basi
BGN tak membantah MBG sempat disalurkan saat sekolah libur dampak karhutla: Dapur sudah persiapan, harus dimasak dan diambil
Viral cerita supplier yang digaet dapur MBG: Dari permintaan bahan baku tak penuhi standar hingga permainan harga
RDP dugaan keracunan MBG di DPRD Karo memanas, orang tua siswa tuntut tanggung jawab SPPG