Baca Juga: Kronologi kebakaran yang hanguskan rumah di Pulomas, diduga karena korsleting listrik
Bupati dan panitia sampaikan permintaan maaf
Bupati Banyumas bersama tim penyelenggara menjenguk para korban di sejumlah rumah sakit rujukan. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi.
“Intinya, tidak ada yang menginginkan kejadian ini meskipun musibah. Orang lagi senang-senang tiba-tiba ambruk,” ujar Sadewo dalam unggahan Instagram @sadewo.id.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan penyesalan dan memastikan akan membantu penanganan korban.
Baca Juga: Bukan ogah bayar, penjual nasi uduk ungkap awal mula bentrok di Matraman karena geber-geber motor
“Kita dari penyelenggara mohon maaf sekali, enggak ada yang mau sampai kejadian seperti ini. Saya juga sedih sekali atas kejadian yang terjadi hari ini,” ucap perwakilan panitia.
“Sebisanya kita juga pasti akan bantu,” tambahnya.
Polisi lakukan investigasi
Insiden ini kini ditangani Polresta Banyumas untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya tribun VIP.
“Saat ini pihak Polresta Banyumas sedang melakukan proses investigasi dan penyelidikan untuk mengetahui secara menyeluruh kronologi serta faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut,” tulis pihak Speed Fest dalam keterangan resminya.***