GENMILENIAL.ID - Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah menjadi sorotan publik setelah terlihat menjenguk tersangka kasus pembakaran santri, Ahmad Muzzaki Rahmatullah, pada Senin, 13 Juli 2026.
Kunjungan tersebut terjadi di tengah proses hukum yang masih berjalan dan memicu beragam reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial.
Perhatian publik semakin meningkat setelah beredarnya video yang memperlihatkan Nursiah menyampaikan pesan kepada masyarakat agar mengedepankan tabayun dalam menyikapi informasi terkait kasus tersebut.
Pernyataan itu kemudian ramai diperbincangkan dan menuai berbagai tanggapan.
Wabup tekankan pentingnya tabayun
Dalam video yang beredar, Nursiah mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, masyarakat perlu lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan kabar.
Ia menekankan bahwa setiap informasi yang diterima sebaiknya diklarifikasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan.
Menurutnya, tabayun menjadi langkah penting untuk menghindari kesalahpahaman yang bisa memperkeruh situasi, apalagi dalam kasus yang sensitif dan tengah menjadi perhatian nasional.
Ia juga menyinggung bahwa kebebasan bermedia sosial harus tetap dibarengi dengan tanggung jawab.
Nursiah menambahkan bahwa informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi isu yang berkembang.
Rieke ingatkan soal hukum nasional