Hingga Sabtu pagi, 13 Juni 2026, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 57 ribu tanda suka dan dibagikan ulang lebih dari 14 ribu kali.
Baca Juga: Setop jalur demo mahasiswa ke Bundaran HI, polisi: Kalau maksa, tabrak saja kami
Warganet ajak saling jaga dan tingkatkan kewaspadaan
Viralnya video ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang mengingatkan pentingnya kewaspadaan di tengah situasi demonstrasi yang melibatkan banyak massa.
Pengunggah juga turut memberikan imbauan agar masyarakat saling menjaga satu sama lain.
“Belum tentu orang jahat, tapi lebih baik kita waspada. Lindungi para mahasiswa demi Indonesia yang lebih baik,” tulisnya.
Sejumlah komentar pun menunjukkan solidaritas serupa. Ada yang mengapresiasi peran warga sipil dalam meningkatkan kewaspadaan, hingga mendorong pemanfaatan teknologi seperti kamera ponsel dan CCTV untuk memantau situasi di lapangan.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana peran publik di media sosial dapat ikut membentuk kewaspadaan kolektif di tengah situasi yang dinamis.
Aksi mahasiswa bawa lima tuntutan besar
Di balik viralnya video tersebut, aksi demonstrasi mahasiswa pada 12 Juni 2026 diketahui membawa sejumlah tuntutan penting kepada pemerintah.
Aksi ini diinisiasi oleh BEM UI dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus lain.
Mahasiswa menyuarakan lima poin tuntutan utama, yaitu menghentikan pemborosan anggaran negara melalui APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: PCMB 2026 di Jabar semrawut, ibu-ibu geruduk DPRD: Orang miskin juga ingin sekolah negeri!
Selain itu, mereka juga menyoroti isu militerisme di ranah sipil serta mendesak pemerintah untuk mengakui kesalahan atas kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.