Ia menilai angka tersebut menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih patuh terhadap kewajiban pajak.
Dorong balik nama dan tertib administrasi
Meski memberikan kemudahan, Samsat tetap mendorong masyarakat untuk melakukan balik nama kendaraan.
Pemerintah bahkan memberikan insentif pembebasan biaya balik nama, meski masih ada biaya administrasi seperti penerbitan STNK dan BPKB dari kepolisian.
“Harapannya tahun depan bisa dibaliknamakan atas nama sendiri supaya lebih nyaman dan tertib,” katanya.
Baca Juga: Pawai berubah petaka, Kang Rey takziah ke keluarga kru sisingaan yang meninggal
Pajak untuk jalan lebih mulus
Lovita juga mengingatkan bahwa pajak kendaraan memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, terutama perbaikan infrastruktur jalan.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap taat bayar pajak, karena pajak itu kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan. Kalau tidak taat, jangan berharap jalan bisa mulus,” tegasnya.
Ia berharap kebijakan ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai kemudahan sesaat, tetapi juga menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak secara rutin.***