news

Angka kemiskinan Subang 9,23 persen, penerima PKH capai 55 ribu keluarga

Selasa, 26 Mei 2026 | 15:10 WIB
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin, saat memberikan keterangan terkait angka kemiskinan dan program bantuan sosial di ruang kerjanya, Selasa 26 Mei 2026

GENMILENIAL.ID – Angka kemiskinan di Kabupaten Subang masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, tingkat kemiskinan di wilayah tersebut tercatat sebesar 9,23 persen dari total jumlah penduduk sekitar 1,6 juta jiwa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini angka kemiskinan terbaru tahun 2026 masih menunggu rilis resmi dari BPS.

Namun, berbagai upaya penanggulangan terus dilakukan, salah satunya melalui program bantuan sosial dari pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga: Wajah sumringah Hanan sambut kepulangan ayahnya yang selamat dari insiden penangkapan tentara Israel terhadap relawan GSF

“Kalau angka kemiskinan di Kabupaten Subang menurut BPS hingga tahun 2025 sekitar 9,23 persen, untuk tahun 2026 belum dirilis,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa 26 Mei 2026. 

Penerima PKH capai 55 ribu di Subang

Saeful menjelaskan, jumlah penerima manfaat PKH di Kabupaten Subang saat ini mencapai sekitar 55.000 keluarga penerima manfaat (KPM).

Program ini menyasar masyarakat dengan kriteria tertentu seperti ibu hamil, balita, hingga anak usia sekolah.

“Untuk penerima PKH sekarang di angka 55.000 se-Kabupaten Subang,” jelasnya.

Baca Juga: WNI relawan GSF Hendro Prasetyo bongkar aksi pengecut militer Israel, sebut kebaikan yang terlihat justru jadi penderitaan

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan kepada penerima PKH bervariasi tergantung pada kondisi masing-masing keluarga.

Bantuan disalurkan dalam bentuk uang tunai melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Selain PKH, masyarakat juga menerima bantuan pangan non-tunai (BPNT) sebesar Rp200 ribu per bulan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Upaya tekan kemiskinan lewat Graduasi Mandiri

Halaman:

Tags

Terkini