“Terkadang ada komentar pengendara yang tak enak didengar, tapi beliau tetap tak menyerah,” tulis pengunggah.
Pagi jaga rel, sore jualan pecel
Selain menjadi relawan, ibu tersebut diketahui sehari-hari berjualan pecel di warung miliknya.
Ia menjaga perlintasan saat jadwal kereta melintas, lalu kembali berjualan setelah aktivitas kereta selesai.
Diketahui, KA Batara Kresna terakhir melintas sekitar pukul 12.00 WIB dari Stasiun Wonogiri menuju Stasiun Purwosari.
“Pagi sama siang standby jadi relawan saat kereta lewat dan sorenya jualan pecel,” tulisnya.
Baca Juga: ESAI: Peran jurnalis dalam perkembangan sastra Indonesia
Tuai pujian warganet
Aksi tersebut pun menuai apresiasi dari warganet yang menilai kepedulian ibu tersebut sangat membantu keselamatan banyak orang.
“Terima kasih ibu, padahal itu bukan tanggung jawab ibu, tapi ibu peduli dengan keselamatan banyak nyawa,” tulis salah satu akun.
Sejumlah warganet juga menandai akun terkait seperti KAI dan Dinas Perhubungan setempat agar perlintasan tersebut mendapat perhatian lebih.***