GENMILENIAL.ID - Insiden anjloknya Kereta Api (KA) Bangunkarta di Stasiun Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, menyebabkan perjalanan kereta di lintas selatan Jawa terganggu, Senin, 6 April 2026.
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @undercover.id.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa rangkaian kereta keluar dari jalur rel dan tampak miring di sisi lintasan.
"KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, sejumlah perjalanan kereta terganggu," tulis akun tersebut.
Baca Juga: Macet horor Ketapang terurai, DPRD apresiasi peran polisi dan sopir logistik
Berdasarkan informasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, insiden terjadi sekitar pukul 14.15 WIB.
Rangkaian kereta miring di sisi rel
Dalam rekaman video, kondisi di lokasi kejadian menunjukkan sejumlah gerbong kereta tidak berada pada posisi normal.
Beberapa bagian terlihat keluar dari rel dan miring, sementara petugas dan warga tampak berada di sekitar lokasi.
Insiden ini membuat jalur rel di Stasiun Bumiayu untuk sementara tidak dapat dilalui.
Baca Juga: Atap terminal 3 Soetta jebol saat hujan deras, penumpang kaget di Gate 7
Akibatnya, operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut mengalami gangguan.
Petugas lakukan evakuasi
Pihak KAI menyatakan telah mengerahkan petugas ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan.
Artikel Terkait
AHY: Pemerintah akan hadir tangani polemik keuangan kereta cepat Whoosh, Prabowo siapkan ekspansi jalur hingga Banyuwangi
Pemerintah siapkan Rp180 miliar untuk diskon Nataru: Tiket kereta, kapal, hingga tarif tol dapat potongan
Presiden Prabowo setujui anggaran Rp5 triliun untuk pembangunan 30 rangkaian kereta baru, target rampung setahun
Mahfud MD curigai ada dugaan korupsi di proyek Kereta Cepat Whoosh, soroti inkonsistensi pendanaan dan peralihan mitra
Kang Rey hadiri penandatanganan mega proyek kereta api: Jabar perkuat konektivitas lewat kerja sama dengan PT KAI
Viral bocah foto di lokomotif di Stasiun Tawang, ternyata bernama Kai dan pecinta kereta
Viral warga blokade rel kereta api di Bandar Lampung, diduga tuntut ganti rugi usai mobil tertemper