Rakit terjebak arus, warga panik
Situasi semakin mencekam ketika debit air sungai tiba-tiba meningkat. Dalam unggahan lain, terlihat rakit yang ditumpangi warga terjebak di tengah arus deras.
Warga lain yang berada di sekitar lokasi langsung bergotong royong menarik rakit tersebut agar tidak hanyut. Momen itu menimbulkan kepanikan karena risiko tenggelam sangat tinggi.
“Jumat, 17 April 2026. Air sungai tiba-tiba meluap mengakibatkan penumpang di rakit terjebak di tengah sungai, membuat kepanikan dan juga hampir hanyut,” tulisnya.
“Kondisi seperti ini sudah sering terjadi dan belum ada solusi,” lanjutnya.
Siswa jatuh ke sungai saat berangkat sekolah
Yang lebih memprihatinkan, kondisi ini juga berdampak pada keselamatan anak-anak sekolah.
Baca Juga: Ribuan warga padati Alun-Alun, wayang golek bukti kecintaan masyarakat Subang pada budaya Sunda
Dalam unggahan lainnya, dilaporkan sejumlah siswa jatuh ke sungai saat menyeberang menggunakan rakit.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 16 April 2026, saat debit air meningkat dan membuat rakit kehilangan keseimbangan.
“Ada beberapa siswa jatuh ke dalam sungai, anak SD, SMP, dan SMA. Beberapa unit motor juga jatuh ke dalam sungai. Kondisi seperti ini sudah hampir 5 bulan,” tulisnya.
Kejadian ini memperlihatkan bahwa risiko tidak hanya mengancam orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang setiap hari harus berjuang untuk mendapatkan akses pendidikan.
Baca Juga: Raih 2 hibah riset sekaligus, akademisi ITB dorong desain jadi kunci pengembangan kota dan industri
Warga berharap solusi nyata