GENMILENIAL.ID – Helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak akhirnya ditemukan dalam kondisi jatuh di wilayah Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis 16 April 2026.
Seluruh korban yang berjumlah delapan orang, terdiri dari kru dan penumpang, dipastikan meninggal dunia.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh jenazah hingga Jumat pagi, 17 April 2026.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena proses evakuasi berlangsung sulit akibat lokasi jatuhnya helikopter berada di area perbukitan yang terjal dan sulit dijangkau.
Evakuasi dramatis dari tiga bukit
Proses evakuasi dilakukan secara bertahap. Pada hari pertama, Kamis, lima korban berhasil dievakuasi.
Sementara tiga korban lainnya baru dapat dikeluarkan dari badan helikopter pada Jumat pagi karena kondisi yang lebih sulit.
Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Zainal Abidin mengungkapkan bahwa medan menjadi kendala utama dalam proses penyelamatan.
Berdasarkan keterangan dari PMI Kalimantan Barat, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga relawan PMI harus menuruni bukit untuk membawa jenazah menggunakan ambulans.
Baca Juga: Viral petani jemur gabah di Jalan Bypass Mamminasata Maros, tuai pro dan kontra warganet
“Tim SAR Gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dari kaki bukit hingga turun, tim PMI evakuasi membawa korban jenazah dengan ambulans,” tulis PMI Kalimantan Barat dalam keterangannya, Jumat 17 April 2026.
Dalam proses lanjutan, seluruh korban kemudian dibawa melewati tiga bukit menuju titik evakuasi sebelum akhirnya diterbangkan ke Pontianak menggunakan helikopter.
“Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dari 3 bukit menuju lokasi evakuasi ambulans. Seluruh korban langsung diberangkatkan ke Pontianak untuk penanganan lebih lanjut dari ambulans ke helikopter,” lanjut keterangan tersebut.