Viral petani jemur gabah di Jalan Bypass Mamminasata Maros, tuai pro dan kontra warganet

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 16 April 2026 | 23:24 WIB
Viral gabah dijemur di ruas jalan di Maros, Sulawesi Selatan (Instagram/@abdulgf.agc)
Viral gabah dijemur di ruas jalan di Maros, Sulawesi Selatan (Instagram/@abdulgf.agc)

GENMILENIAL.ID – Pemandangan tak biasa terlihat di Jalan Bypass Mamminasata, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang mendadak viral di media sosial.

Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @abdulgf.agc pada Selasa, 14 April 2026, memperlihatkan gabah hasil panen petani dijemur di pinggir hingga sebagian badan jalan.

Aksi tersebut sontak menarik perhatian publik karena dilakukan di area jalan raya yang cukup ramai.

“Lampu merah, zebra cross, eh ada yang jemur padi,” tulis pengunggah dalam keterangan video.

Baca Juga: Viral pria diduga memalak pemilik warung di Bekasi, sempat mengancam dan memaksa

Gabah dijemur hingga masuk badan jalan

Dalam video yang telah ditonton lebih dari 100 ribu kali itu, terlihat terpal dibentangkan di pinggir jalan dengan gabah yang dijemur hampir menutupi separuh badan jalan.

Kondisi ini terjadi tepat di area traffic light Jalan Bypass Mamminasata. Saat video direkam, tidak terlihat adanya petani yang berjaga di sekitar lokasi.

“Fasilitas umum rasa halaman rumah sendiri,” ujar pengunggah.

“Maksud saya, lihat, bisa-bisanya ada di lampu merah jemur padi. Luar biasa, Astaghfirullah,” lanjutnya.

Baca Juga: Viral pengendara mobil di Mojokerto pukul anak pemotor, dipicu dugaan potong jalan

Aksi tersebut dinilai tidak biasa karena memanfaatkan fasilitas umum, khususnya jalan raya, untuk aktivitas pribadi seperti menjemur hasil panen.

Warganet beri beragam tanggapan

Usai video tersebut viral, berbagai komentar muncul dari warganet. Sebagian mencoba memahami kondisi petani yang diduga tidak memiliki lahan khusus untuk menjemur gabah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X