Baca Juga: Viral banjir hitam di Sukoharjo, air diduga tercemar limbah oli bekas
Tak hanya itu, aparat juga mengamankan ribuan nozzle, mesin pengisian otomatis, mesin pres, cairan perasa, hingga perlengkapan pengemasan.
“Tim juga menemukan produk gas N2O merek Whip Pink berbagai varian berat yang sudah siap edar,” ungkap Eko.
Omzet fantastis hingga miliaran rupiah
Dari hasil penyelidikan, bisnis ilegal ini diduga memiliki omzet fantastis.
Distribusi dilakukan secara daring dengan sistem pemesanan melalui admin, kemudian dikirim menggunakan jasa ojek online.
Baca Juga: Mobil Lalamove masuk jalur TransJakarta hingga senggolan di Bandengan, penumpang ungkap kronologi
“Omzet penjualan produk ini sangat fantastis. Pada bulan Desember saja mencapai Rp7,1 miliar,” ujar Eko.
Ia menambahkan, rata-rata omzet per bulan berada di kisaran Rp2 hingga Rp5 miliar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait jaringan dan peredaran gas N2O ilegal tersebut di wilayah Jakarta.***