Dalam paket menu MBG tersebut, selain roti juga terdapat kacang tanah kulit yang tercantum seharga Rp1.000, susu Rp3.700, serta jeruk Rp1.800.
Baca Juga: TNI AD bangun 35 jembatan bailey di Aceh untuk perkuat konektivitas antarwilayah
Ramai dipertanyakan warganet
Video tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan telah ditonton lebih dari 55 ribu kali. Sejumlah warganet pun meninggalkan komentar yang mempertanyakan perbedaan harga roti yang tercantum dalam label dengan harga di warung.
“Itu roti aku pernah beli Rp950 atau Rp900 gitu, nggak ada seribu kok soalnya aku pernah beli,” tulis akun @dwi********i.
Komentar lain juga menyinggung soal anggaran dalam program MBG.
“Dana tiap porsi Rp15.000, Rp10.000 buat makanan, Rp3.000 buat operasional, dan Rp2.000 buat pemilik SPPG, yaudah kalikan aja berapa ribu porsi setiap harinya,” tulis akun @kat*********i.
Baca Juga: Viral 3 toko di Jaktim ditembak OTK pakai petasan, diduga jadi tempat jualan obat keras tanpa izin
Sementara warganet lain mempertanyakan alasan harga yang dinilai lebih tinggi meski pembelian biasanya dilakukan dalam jumlah besar.
“Di warung banyak itu seribuan, kalau beli grosiran udah pasti lebih murah kenapa ini lebih mahal?” tulis akun @sha*******2.
Hingga kini, pihak SPPG Mekargalih 3 belum memberikan keterangan resmi terkait perbedaan harga yang tercantum pada label makanan dengan harga roti yang beredar di pasaran.***