GENMILENIAL.ID - Menu kering program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan tengah jadi sorotan.
Berbagai video viral di media sosial bermunculan dengan beberapa keluhan yang dilayangkan kepada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pasalnya, dalam pelaksanaan MBG, orang tua siswa mengeluhkan menu yang diberikan karena dianggap tak sesuai dengan harga aturan per porsi hingga kandungan gizi.
MBG dikritik agar ada perbaikan
Seorang warga asal Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, menyampaikan kritiknya terkait MBG melalui akun Instagram @tailormbak, dikutip pada Minggu, 8 Maret 2026.
Baca Juga: Sempat bertemu sehari sebelum meninggal, Enzy Storia ungkap momen terakhir bersama Vidi Aldiano
Ia menegaskan bahwa kritik bukan untuk menghujat, melainkan demi perbaikan pelaksanaan MBG di lapangan.
“MBG itu memang wajib dikritik, bukan aku tidak bersyukur, tapi supaya terjadi pembenahan,” ujarnya.
Menurutnya, kritik bertujuan agar pelaksanaan MBG menjadi lebih merata dan layak.
“Kritik itu bukan maksud menghujat, tapi supaya terjadi perbaikan. Sekarang gini, kalau yang di sekolah sana isi MBG bagus tapi kok anakku yang sekolah di sini nggak bagus, ya jelas protes. Harusnya bisa disamakan, kan?” jelasnya.
Baca Juga: Kapabilitas rudal Iran dan ancaman nuklir, ini analisis peneliti UI Yanuardi Syukur
Tunjukkan MBG yang lebih baik usai beri kritikan
Warga tersebut juga menunjukkan menu MBG terbaru setelah kritiknya disampaikan.
“Ini sekarang ada roti tawar, ini mungkin roti pisang. Terus ada es kluwut, ada susu full cream. Ini yang kemarin protes aku protes soal susu, ini bukan minta ganti susu rasa, bukan terus-terusan tapi sesekali,” terangnya.