news

Gus Miftah ajak rawat kebhinekaan dalam ngabuburit lintas Iman di Gereja Sleman

Minggu, 8 Maret 2026 | 10:04 WIB
Tokoh agama Gus Miftah menyampaikan orasi kebangsaan dalam kegiatan ngabuburit lintas iman di Gereja Maria Bunda Allah, Maguwoharjo, Sleman, yang dihadiri ratusan tokoh lintas agama, Sabtu 7 Maret 2026 (Dok. Istimewa)

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya toleransi melalui pendidikan dan literasi digital, terutama bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi kebencian di media sosial.

Baca Juga: IFG dan BP BUMN perkuat tata kelola program TJSL melalui Three Lines Model

Menurutnya, literasi toleransi perlu ditanamkan sejak dini di lingkungan keluarga maupun sekolah sehingga generasi muda dapat menjadi agen perdamaian.

Namun demikian, ia menilai upaya tersebut perlu didukung oleh regulasi yang adil dari negara.

Ia menyinggung Peraturan Bersama Menteri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006 yang selama ini menjadi acuan dalam pengaturan rumah ibadah dinilai belum sepenuhnya mampu melindungi hak kelompok minoritas.

Ajakan menjaga toleransi

Dalam kesempatan yang sama, Brigjen TNI Bambang Sujarwo juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Bupati Subang tekankan pembangunan butuh kebersamaan dan saling percaya

Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan ras merupakan identitas bangsa yang harus dijaga sebagai kekuatan persatuan.

“Toleransi harus diwujudkan dalam sikap saling menghormati dan menghargai. Jika ada persoalan, selesaikan dengan musyawarah sehingga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dapat berjalan damai,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan agar tercipta kehidupan yang tenteram dan harmonis di tengah keberagaman.***

Halaman:

Tags

Terkini