Bupati Subang tekankan pembangunan butuh kebersamaan dan saling percaya

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 21:41 WIB
Suasana kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Subang di Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, yang dihadiri Bupati Subang, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta masyarakat, Jumat 6 Maret 2026 (Dok. Istimewa)
Suasana kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Subang di Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, yang dihadiri Bupati Subang, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta masyarakat, Jumat 6 Maret 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menekankan pentingnya kebersamaan dan saling percaya antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Masjid Jami Al-Falah Gedongsinder, Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Jumat 6 Maret 2026. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Baca Juga: Produksi sampah Subang tinggi, Ateng Sutisna dorong pengelolaan dimulai dari rumah tangga

Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kebersamaan jadi kunci pembangunan

Dalam sambutannya, Reynaldy menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah saja.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar berbagai persoalan dapat diselesaikan bersama.

Ia menilai semangat kebersamaan yang tercermin dalam momentum Ramadan harus menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama dalam membangun daerah.

Baca Juga: Diduga usai santap menu MBG, 28 santri ponpes di Jombang dilarikan ke rumah sakit

“Setiap permasalahan di masyarakat tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Pemerintah, aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh warga harus bisa berkolaborasi bersama,” ujarnya.

Menurutnya, dari kebersamaan dan rasa saling percaya akan lahir solusi serta kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Dari kebersamaan lahir solusi, dari persatuan lahir kekuatan,” tambahnya.

Ramadan jadi momentum pembinaan karakter

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X