news

Viral siswa di Bima buang paket MBG diduga basi, SPPG sebut Itu aroma pisang barongko

Kamis, 5 Maret 2026 | 15:02 WIB
Menyoroti peristiwa viral para siswa MIN Ngali di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) terekam membuang paket MBG yang diduga sudah basi (Instagram.com/@mbojoinside)

Terlihat pula paket MBG yang dikemas dalam kotak plastik jenis thinwall itu kemudian dibuang ke tumpukan sampah oleh para siswa.

Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq jadi tersangka korupsi, ngaku tak paham aturan birokrasi karena mantan penyanyi dangdut

Video tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai komentar dari warganet yang mempertanyakan kualitas makanan dalam program MBG.

SPPG jelaskan itu aroma pisang barongko

Menanggapi video yang viral tersebut, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lido di Kecamatan Belo memberikan penjelasan.

Mereka membantah bahwa makanan yang dibagikan kepada siswa sudah basi.

Perwakilan SPPG Lido, Nana, menjelaskan bahwa menu yang diberikan kepada siswa saat itu adalah barongko, makanan berbahan dasar pisang yang memang memiliki aroma khas.

Baca Juga: Polisi sebut tersangka pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau menyesal dan ingin salat taubat

"Itu bukan basi, tapi aroma pisang dalam barongko. Makanan barongko memang beraroma, beda dengan puding," ucap Nana dalam keterangannya di Bima, NTB, pada Rabu, 4 Maret 2026.

Ia juga menyebut bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi setelah video tersebut beredar.

Menurut Nana, sejumlah relawan yang tidak sedang menjalankan ibadah puasa bahkan telah mencoba mencicipi menu tersebut untuk memastikan kualitasnya.

Hasil pengecekan tersebut menunjukkan bahwa makanan masih dalam kondisi aman dan layak untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Viral bos rokok HS tanggung biaya korban kecelakaan Harley vs Jupiter MX di Kulon Progo, sepakat saling memaafkan

"Sudah dicek langsung. Kondisinya aman dan masih layak dikonsumsi. Sampel makanan juga masih kami simpan di SPPG," ujar Nana.

Sekolah belum beri tanggapan

Halaman:

Tags

Terkini