Viral amarah kepala SD di Salatiga Jateng gegara dugaan jeruk busuk hingga ulat masuk paket MBG siswa

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 4 Maret 2026 | 13:37 WIB
Menyoroti insiden dugaan temuan jeruk busuk hingga sekrup yang masuk ke dalam paket makanan MBG di SD Salatiga, Jawa Tengah (Instagram.com/@rakyat.bertanya)
Menyoroti insiden dugaan temuan jeruk busuk hingga sekrup yang masuk ke dalam paket makanan MBG di SD Salatiga, Jawa Tengah (Instagram.com/@rakyat.bertanya)

GENMILENIAL.ID – Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di SD Negeri 05 Dukuh, Kota Salatiga, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah beredar video protes kepala sekolah terkait kualitas makanan yang diterima siswa.

Sorotan itu mencuat usai unggahan akun Instagram @rakyat.bertanya pada Rabu, 4 Maret 2026.

Dalam video yang beredar, Kepala SD Negeri 05 Dukuh, Jumarti, terlihat menyampaikan keberatan secara langsung kepada penyedia dapur MBG atau Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah setempat.

Dalam rekaman tersebut, Jumarti menolak paket makanan yang dikirim ke sekolah.

Baca Juga: SPPG Giyanti Temanggung dihentikan sementara usai dugaan paket MBG tak layak konsumsi

Ia menyebut terdapat jeruk dalam kondisi tidak layak konsumsi serta dugaan benda asing berupa sekrup di dalam paket MBG yang sempat dibagikan kepada siswa.

Temuan itu disebutnya tidak sejalan dengan tujuan program yang seharusnya memastikan asupan gizi anak terpenuhi dengan aman.

“Ini tolong dikembalikan lagi, saya tidak mau terima,” ujar Jumarti.

Ia juga mempertanyakan proses pengawasan kualitas sebelum makanan didistribusikan ke sekolah.

Baca Juga: Konflik Israel-Iran memanas, Mahfud MD minta RI kembali tegas ke politik bebas-aktif

Menurutnya, setiap menu yang diberikan kepada siswa harus melalui pengecekan ketat, terutama karena menyangkut kesehatan anak-anak usia sekolah dasar.

“Ahli gizi mana, coba lihat ada sekrup, ada seperti ini, ini sudah telak jelek,” tegasnya.

Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu beragam respons dari warganet.

Sebagian menilai protes yang disampaikan kepala sekolah merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan siswa, sementara yang lain meminta klarifikasi dari pihak penyedia layanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X