GENMILENIAL.ID – Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di SD Negeri 05 Dukuh, Kota Salatiga, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah beredar video protes kepala sekolah terkait kualitas makanan yang diterima siswa.
Sorotan itu mencuat usai unggahan akun Instagram @rakyat.bertanya pada Rabu, 4 Maret 2026.
Dalam video yang beredar, Kepala SD Negeri 05 Dukuh, Jumarti, terlihat menyampaikan keberatan secara langsung kepada penyedia dapur MBG atau Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah setempat.
Dalam rekaman tersebut, Jumarti menolak paket makanan yang dikirim ke sekolah.
Baca Juga: SPPG Giyanti Temanggung dihentikan sementara usai dugaan paket MBG tak layak konsumsi
Ia menyebut terdapat jeruk dalam kondisi tidak layak konsumsi serta dugaan benda asing berupa sekrup di dalam paket MBG yang sempat dibagikan kepada siswa.
Temuan itu disebutnya tidak sejalan dengan tujuan program yang seharusnya memastikan asupan gizi anak terpenuhi dengan aman.
“Ini tolong dikembalikan lagi, saya tidak mau terima,” ujar Jumarti.
Ia juga mempertanyakan proses pengawasan kualitas sebelum makanan didistribusikan ke sekolah.
Baca Juga: Konflik Israel-Iran memanas, Mahfud MD minta RI kembali tegas ke politik bebas-aktif
Menurutnya, setiap menu yang diberikan kepada siswa harus melalui pengecekan ketat, terutama karena menyangkut kesehatan anak-anak usia sekolah dasar.
“Ahli gizi mana, coba lihat ada sekrup, ada seperti ini, ini sudah telak jelek,” tegasnya.
Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu beragam respons dari warganet.
Sebagian menilai protes yang disampaikan kepala sekolah merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan siswa, sementara yang lain meminta klarifikasi dari pihak penyedia layanan.
Artikel Terkait
Ratusan miliar untuk seragam hingga alat makan MBG, ICW soroti tata kelola Badan Gizi Nasional
ICW soroti pengadaan MBG, pembelian sendok bebek 2025 disebut habiskan Rp4 miliar
Viral puluhan ambulans ke SMAN 2 Kudus, Kepala SPPG minta maaf dan siap tanggung jawab dugaan keracunan MBG
Viral mobil MBG telat datang di MTs Bogor, siswa soraki karena tiba saat jam pulang
Menu MBG Ramadan disorot, dibagikan rapel 2–3 hari dan dinilai tak sesuai anggaran Rp15 ribu per porsi
Viral telur rebus MBG di Magetan masih ada kotoran ayam, Bupati Nanik Sumantri janji tindak lanjut
SPPG Giyanti Temanggung dihentikan sementara usai dugaan paket MBG tak layak konsumsi