Sedang jalani latihan pratugas
Ali menjelaskan, para prajurit Marinir yang menjadi korban longsor tengah menjalani latihan pratugas sebelum diberangkatkan untuk menjalankan misi pengamanan perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG).
“Mereka sedang melaksanakan latihan pratugas untuk persiapan pengamanan perbatasan RI–PNG. Kegiatan latihan memang dilaksanakan di sana,” jelasnya.
Baca Juga: Istri Marcel Radhival wafat, dikenang sebagai pendukung setia di balik layar Pesulap Merah
Proses evakuasi terkendala cuaca
Hingga kini, proses pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung. Namun, upaya tersebut terkendala kondisi cuaca dan akses jalan menuju lokasi longsor.
“Alat berat memang belum bisa masuk karena kondisi cuaca dan jalan yang kecil,” ujar Ali.
Meski demikian, pihak TNI memastikan pencarian tetap dilakukan dengan berbagai metode, termasuk pemanfaatan teknologi.
“Kami akan melakukan pencarian menggunakan drone, alat thermal, serta anjing pelacak,” tandasnya.***