“Bagus idenya dan pengen niru, tapi belum ketemu jodohnya,” tulis akun @ahmadijogja.
Sementara itu, warganet lain menilai konsep tersebut sebagai bentuk cinta yang tak hanya ditujukan kepada pasangan, tetapi juga kepada bumi.
Baca Juga: Wacana Pilkada dipilih DPRD, Ketua GMNI Subang ingatkan risiko kemunduran demokrasi
“Cinta istri, cinta lingkungan,” komentar akun @ridhonovembrian.
“Ini sangat bagus untuk investasi masa depan bumi. Keren,” timpal akun @apriliaroyowati.
Souvenir bibit pohon ini pun dinilai menjadi simbol bahwa pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan, tetapi juga tentang tanggung jawab bersama menjaga kehidupan dan lingkungan di sekitarnya.***