Area penemuan mayat langsung dipasangi garis polisi (police line) untuk mencegah warga mendekat dan mengganggu proses penyelidikan.
Proses evakuasi jasad korban sempat menjadi perhatian warga setempat, namun aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal di TKP, jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Subang.
Selanjutnya, jenazah dirujuk ke rumah sakit di Indramayu untuk dilakukan autopsi lebih lanjut oleh Tim Inafis.
“Kami masih menunggu hasil otopsi dari Tim Inafis untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” kata Kompol Kustiawan.
Identitas korban masih misterius
Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Polisi juga menduga korban bukan warga setempat dan kemungkinan merupakan warga asing.
Baca Juga: Dijuluki arsitek level Piala Dunia, win rate John Herdman ungguli Kluivert dan Shin Tae-yong
“Untuk identitas korban belum diketahui. Kami masih melakukan penelusuran, termasuk memeriksa laporan orang hilang untuk mengungkap identitas korban,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dusun RW 06 Desa Wantilan, Yudistira, membenarkan bahwa dirinya menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat tersebut.
“Saya mendapat informasi dari warga, lalu langsung menuju lokasi. Setelah memastikan adanya penemuan mayat, saya segera melaporkan ke Polsek Cipeundeuy agar segera ditangani,” tuturnya.
Kasus ini kini masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian guna mengungkap identitas korban serta pelaku di balik dugaan pembunuhan tersebut.***