GENMILENIAL.ID — Banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh berdampak langsung pada pasokan BBM dan listrik di sejumlah wilayah.
Akses yang terputus membuat distribusi energi tersendat, memicu antrean panjang di SPBU hingga pemadaman di wilayah terdampak.
Kondisi ini menjadi sorotan dalam rapat koordinasi di Kemendagri, Jakarta, Senin, 1 Desember 2025.
Listrik padam di banyak titik, PLN: Tim siaga total
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyebut pihaknya sudah menurunkan tim untuk memulihkan jaringan listrik di area bencana.
Baca Juga: BNPB hingga BMKG soroti lemahnya mitigasi daerah: Pemda diminta tak lagi menyalahkan curah hujan
“Seluruh tim kami sedang siaga dan tanggap bencana untuk bencana yang ada di Sumatera,” ujarnya.
PLN memastikan perbaikan terus dilakukan agar layanan listrik bisa kembali pulih untuk masyarakat.
Pasokan BBM tersendat, Pertamina: Distribusi terganggu akibat akses putus
Kelangkaan BBM di beberapa kota sempat memicu antrean karena suplai tidak bisa masuk akibat jalur tertutup material longsor.
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengatakan kendala utama ada pada terputusnya jaringan distribusi.
“Tantangan yang paling besar kami hadapi adalah putusnya jaringan distribusi sepanjang jalur suplai BBM dan LPG,” jelasnya.
Pertamina memastikan kondisi mulai stabil setelah kapal tanker berhasil merapat di Medan.
“Terkini sudah kembali membuka 90 persen SPBU yang sempat terhenti,” katanya.