Kronologi: Dari curhat di medsos hingga minta maaf
Kasus bermula saat Anita lupa tasnya di kereta Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung. Setelah ditemukan, isi tas dinilai tak lengkap, termasuk tumbler Tuku yang viral itu.
Baca Juga: Kang Rey pastikan 8.000 guru ngaji terima honor tanpa potongan lewat rekening BJB
Anita menuding petugas KRL lalai, memicu gelombang kecaman warganet.
Petugas bernama Argi kemudian memberi klarifikasi bahwa tas tersebut sempat berpindah tangan dan kondisi stasiun saat itu sangat ramai.
Saat petugas KAI diberhentikan, publik semakin menyorot tindakan Anita. Pada akhirnya, Anita dan suaminya muncul melalui video permintaan maaf yang diunggah di Instagram.
Mereka menyampaikan penyesalan kepada Argi serta semua pihak yang terdampak oleh laporan dan pernyataan mereka.***