Viral temuan sumber air Aqua dari sumur bor, publik kembali sorot isu galon BPA yang pernah dibongkar dr. Richard Lee

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:34 WIB
Menyoroti kasus temuan sumber air baku di pabrik Aqua menggunakan sumur bor hingga skandal pencemaran BPA (TikTok.com/@drrichardlee)
Menyoroti kasus temuan sumber air baku di pabrik Aqua menggunakan sumur bor hingga skandal pencemaran BPA (TikTok.com/@drrichardlee)

GENMILENIAL.ID — Aksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan sidak ke pabrik Aqua di Subang viral di media sosial.

Dalam kunjungan itu, Dedi menemukan bahwa sumber air baku untuk air minum dalam kemasan ternyata berasal dari sumur bor, bukan dari mata air pegunungan sebagaimana citra yang selama ini melekat pada merek Aqua.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube KDM Channel pada Rabu, 22 Oktober 2025, Dedi tampak berdialog dengan salah satu pekerja pabrik.

“Ngambil airnya dari sungai?” tanya Dedi.

Baca Juga: KDM sidak ke pabrik Aqua di Subang, temukan sumber air dari sumur bor kedalaman 132 meter

“Airnya dari bawah tanah, Pak,” jawab pekerja tersebut.

Mendengar jawaban itu, Dedi tampak kaget dan memastikan kembali.

“Dikira oleh saya dari air permukaan, dari air sungai atau mata air. Berarti kategorinya sumur pompa dalam,” ujar Dedi.

Cuplikan percakapan itu cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu perdebatan publik soal keaslian sumber air yang selama ini diklaim berasal dari pegunungan.

Baca Juga: Yusril Ihza Mahendra: Nasib Komisi Reformasi Polri tergantung keputusan Presiden

Publik pertanyakan transparansi sumber air

Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi menilai temuan tersebut bisa menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat.

Ia menegaskan perlunya transparansi dari produsen air minum dalam kemasan agar konsumen mengetahui asal-usul air yang dikonsumsi.

“Kalau ternyata diambil dari sumur pompa dalam, tentu ini harus dijelaskan agar publik tidak salah paham,” kata Dedi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X