GENMILENIAL.ID — Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Selasa, 25 November 2025, sehingga menyebabkan ribuan rumah terdampak hingga akses penghubung lumpuh.
Empat kabupaten kini masuk daftar terdampak, yakni Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Ribuan rumah terdampak, dua jembatan penghubung putus
Menurut laporan BNPB, hujan ekstrem merusak dua jembatan vital di Kecamatan Simangumban dan Purbatua.
Baca Juga: Kejari Subang tangkap DPO kasus laka lantas di Demak: Buron sejak 2021, dipidana 7 bulan
Puluhan rumah di Desa Simangumban Julu dan Siopat Bahal juga mengalami kerusakan.
“Dua jembatan penghubung rusak dan tidak bisa dilalui warga. BPBD Kabupaten Tapanuli Utara telah berada di lokasi dan melakukan asesmen,” ujar Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, Rabu, 26 November 2025.
Kerusakan jembatan membuat mobilitas warga terhenti. Tim bantuan harus memutar jalur untuk mengevakuasi warga dan mengirim logistik.
Seorang warga dilaporkan hilang di Padang Sidempuan
Di Kelurahan Hamopan Sibatu, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, banjir menyeret satu warga dan korban masih hilang. Bencana ini juga berdampak pada 220 jiwa dan 17 rumah di sekitarnya.
Baca Juga: Gus Yahya lawan balik isu pemecatan: Klaim tetap sah sebagai Ketum PBNU dan tolak mundur
“Hujan deras, sungai meluap. Satu orang hilang karena hanyut terbawa arus sungai. BPBD bersama tim gabungan melakukan operasi pencarian,” jelas Abdul.
Bencana meluas ke 9 kecamatan lain
Selain empat kabupaten utama, banjir dan longsor juga menerjang 9 kecamatan lainnya: Pandan, Sarudik, Kolang, Tukka, Badiri, Lumut, Barus, Sorkam, dan Pinangsori.