news

Gus Yahya lawan balik isu pemecatan: Klaim tetap sah sebagai Ketum PBNU dan tolak mundur

Rabu, 26 November 2025 | 21:13 WIB
Menyoroti pernyataan Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya usai dirinya didesak mundur dari jabatannya (Instagram.com/@yahyacholilstaquf)

Menurutnya, keputusan yang diambil tanpa ruang klarifikasi dan langsung berupa sanksi merupakan tindakan yang tidak dapat diterima.

Baca Juga: Kang Rey hadiri penandatanganan mega proyek kereta api: Jabar perkuat konektivitas lewat kerja sama dengan PT KAI

Gus Yahya bantah isu pro-Israel dan jelaskan kronologi kunjungan 2018

Dalam risalah rapat yang menjadi dasar desakan pemecatan, muncul kembali isu bahwa Gus Yahya memiliki kedekatan dengan Zionis Israel.

Ia membantah keras tudingan tersebut dan mengingatkan bahwa kisah itu sudah pernah ia jelaskan bertahun lalu.

“Saya tahun 2018 pernah pergi ke Israel. Saya bertemu Netanyahu, Presiden Israel, dan berbagai elemen di sana,” tuturnya di Surabaya, Sabtu, 23 November 2025.

Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut justru digunakan untuk menyuarakan dukungan bagi Palestina.

Baca Juga: Menpora ungkap pemerintah siapkan lahan 300 hektare untuk bangun pusat pelatihan dan Akademi Olahraga Nasional

“Oh saya terang-terangan dan tegas di berbagai forum di Yerusalem bahkan di depan Netanyahu bahwa saya datang ke sini demi Palestina,” tegasnya.

“Itu saya nyatakan di semua kesempatan dan saya tidak akan pernah berhenti dengan posisi itu," tambahnya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini