news

CBA desak Gubernur Jabar telusuri LHKPN Ayi Subarna: Sorotan tertuju pada kas Rp25 juta

Kamis, 20 November 2025 | 19:58 WIB
Plt Dirut Bank BJB, Ayi Subarna disorot karena nominal kas dalam laporan tahunannya dinilai terlalu kecil untuk pejabat setingkat pimpinan BUMD (Dok. Bank BJB - Dok. KPK)

Baca Juga: Spekulasi kian liar soal wafatnya Dirut BJB: Dugaan kecelakaan golf dan diamnya manajemen

Perkembangan kekayaan Ayi Subarna dari tahun ke tahun

Jejak LHKPN menunjukkan kekayaan Ayi Subarna meningkat stabil selama lebih dari satu dekade, seiring pergeseran posisinya di berbagai cabang dan divisi Bank BJB.

Perkembangan kekayaan (diurut dari tahun terbaru ke tahun paling lama):

  • 2024 – Rp2.160.789.773
  • 2023 – Rp2.053.174.496
  • 2022 – Rp1.745.102.998
  • 2021 – Rp1.586.038.762
  • 2020 – Rp651.011.877
  • 2019 – Rp1.019.727.706
  • 2018 – Rp755.577.006
  • 2017 – Rp595.215.856
  • 2015 – Rp221.826.708
  • 2012 – Rp71.826.708

Baca Juga: Bukan sekadar blusukan, ‘Saba Desa’ jadi mesin kontrol layanan publik ala Bupati Subang

Kenaikan tertinggi terlihat setelah Ayi memasuki posisi pimpinan cabang hingga pemimpin divisi.

Karier panjang Ayi Subarna di Bank BJB

Ayi Subarna telah berkarier lama di Bank BJB, menempati sejumlah jabatan penting, di antaranya:

  • Pemimpin Cabang Jatinangor
  • Pemimpin Cabang Cimahi
  • Pemimpin Cabang Soreang
  • Pemimpin Divisi

Dari rekam jejak tersebut, Ayi kemudian dipercaya menjadi Plt Direktur Utama Bank BJB.

Baca Juga: Mahfud MD: Penarikan Polri dari jabatan sipil tak perlu tunggu PP baru, putusan MK sudah mengikat

Publik tunggu penjelasan resmi

Di tengah ramainya sorotan, publik menunggu klarifikasi Ayi Subarna terkait nominal kas yang dianggap janggal.

Tanpa penjelasan langsung, kritik CBA berpotensi memicu spekulasi lebih luas.

Hingga kini, belum ada pernyataan lanjutan dari Bank BJB maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat soal desakan verifikasi ulang LHKPN tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini