Baca Juga: Soal ledakan SMAN 72 Jakarta, Kapolri tak menampik terduga pelaku merupakan pelajar
Polisi dalami dugaan paparan ideologi dan konten dunia maya
Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya pengaruh ideologis atau paparan konten tertentu di internet terhadap pelaku.
“Tentunya itu juga menjadi bagian yang kita dalami. Apakah dia ikut paham tertentu? Apakah terpapar oleh suatu konten ataukah mungkin juga hal-hal yang membuat dia tertarik dan sebagainya,” jelasnya.
Meski saat ini baru satu orang yang ditetapkan sebagai terduga pelaku, Listyo memastikan penyelidikan tidak berhenti sampai di situ.
“Saat ini masih satu yang kita dapati. Namun kita tidak berhenti sampai di situ. Kita terus melakukan penyisiran, apakah ada pihak-pihak lain,” tegas Kapolri.
Baca Juga: Soal ledakan di SMAN 72 Jakarta saat salat Jumat, Pramono Anung: Pemprov DKI sangat berduka
Pihak kepolisian bersama tim forensik dan Densus 88 kini tengah mengumpulkan barang bukti dan memeriksa hasil olah TKP di lokasi ledakan.
Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap motif utama dan memastikan keamanan lingkungan pendidikan di Jakarta, khususnya pascainsiden yang mengguncang dunia pendidikan nasional ini.***