Ledakan di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading saat salat Jumat, polisi pastikan belum ada korban meninggal

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 9 November 2025 | 14:19 WIB
Tangkapan layar - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut belum ada korban meninggal dari insiden ledakan yang terjadi di masjid SMAN 72 Kelapa Gading (Dok Polda Metro Jaya)
Tangkapan layar - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut belum ada korban meninggal dari insiden ledakan yang terjadi di masjid SMAN 72 Kelapa Gading (Dok Polda Metro Jaya)

GENMILENIAL.ID — Ledakan terjadi di area masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat, 7 November 2025, bertepatan dengan waktu salat Jumat. Insiden tersebut menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka, namun pihak kepolisian memastikan belum ada korban meninggal dunia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, seluruh korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Belum, sampai sekarang belum ada yang meninggal. Semuanya masih ditangani oleh rumah sakit,” ujar Asep kepada wartawan di Jakarta, Jumat 7 November 2025. 

Baca Juga: Kronologi balita 4 tahun hilang di Makassar ditemukan di Jambi, pelaku ngaku jual korban Rp3 juta

Puluhan korban alami luka bakar dan luka serpihan

Berdasarkan data awal yang diterima kepolisian, jumlah korban mencapai sekitar 54 orang dengan tingkat luka yang bervariasi.

“Data yang baru kita terima, kurang lebih ada 54 orang. Mungkin ada yang luka ringan, ada yang luka sedang. Sebagian luka bakar juga, ada yang kena serpihan, dan juga beberapa luka kecil,” jelas Asep.

Hingga kini, seluruh korban masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di wilayah Jakarta Utara. Polisi belum merinci identitas para korban karena masih dalam proses pendataan.

Jibom Gegana turun tangan sterilkan lokasi

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar area masjid.

Baca Juga: Mayoritas publik setuju Soeharto jadi pahlawan nasional, Hensat: Pemerintah harus lihat kedua sisi

“Langkah-langkah yang sudah kita lakukan: olah TKP, police line, dan juga sterilisasi oleh Jibom dari Gegana Brimob Polda,” kata Asep.

Tim Penjinak Bom (Jibom) bersama Unit Gegana Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan untuk memastikan tidak ada sisa bahan peledak yang membahayakan di sekitar lokasi.

Petugas juga melakukan sterilisasi dan pengamanan untuk mencegah warga mendekat ke area masjid hingga proses penyelidikan selesai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X