“Kami mengimbau sekolah-sekolah agar lebih hati-hati. Jangan biarkan anak-anak bebas mengakses konten di gadget, karena bisa saja mereka terpengaruh hal-hal berbahaya,” kata Dasco.
Ia juga menegaskan bahwa penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Untuk penyebab lengkapnya, nanti akan dijelaskan oleh pihak berwenang,” tandasnya.***