Polres Subang bertindak cepat tangani ledakan gas di PT Pertamina EP Cidahu

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 5 Agustus 2025 | 12:19 WIB
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono turun langsung memimpin penanganan ledakan hebat di PT Pertamina EP bersama jajaran TNI, Damkar, BPBD, dan tim medis, Selasa 5 Minggu 2025
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono turun langsung memimpin penanganan ledakan hebat di PT Pertamina EP bersama jajaran TNI, Damkar, BPBD, dan tim medis, Selasa 5 Minggu 2025

GENMILENIAL.IDPolres Subang bergerak cepat dalam menangani ledakan hebat yang terjadi di fasilitas PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang pada Selasa dini hari, 5 Agustus 2025, sekitar pukul 04.20 WIB.

Insiden yang disebabkan oleh kebocoran gas ini memicu kobaran api besar dan mengakibatkan dua karyawan mengalami luka bakar.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono turun langsung memimpin penanganan di lapangan bersama jajaran TNI, Damkar, BPBD, dan tim medis.

Langkah-langkah cepat diterapkan untuk menjamin keselamatan warga sekitar serta mencegah ledakan susulan.

Baca Juga: Polisi temukan tanda kekerasan pada mayat perempuan dalam drum di kali Cisadane

“Tim langsung mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan pihak Pertamina serta stakeholder terkait. Unit Inafis juga telah melaksanakan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolres kepada awak media.

Langkah cepat Polres Subang:

  • Pengamanan area dan evakuasi korban ke RS Hamori Subang
  • Penyekatan lokasi dengan garis polisi
  • Olah TKP oleh Unit Inafis dan pendataan saksi
  • Koordinasi intensif dengan TNI, Pertamina, dan instansi terkait
  • Pemantauan dampak sosial dan lingkungan pascakejadian
  • Penyampaian informasi resmi melalui Humas Polres Subang

Baca Juga: Viral video wanita diduga nego tilang dengan polisi, kini pengunggah klarifikasi dan minta maaf

Kapolres juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak mendekati lokasi hingga dinyatakan aman.

Sementara itu, pihak Pertamina melalui Senior Field Manager, Ndirga Andri Sisworo, memastikan bahwa perusahaan akan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Termasuk jika ditemukan kerusakan pada rumah warga.

Untuk sementara, aliran gas ke sekitar 9.000 sambungan rumah di wilayah Dangdeur, Cigadung, Sukamelang, dan Desa Cidahu dihentikan sementara waktu hingga perbaikan tuntas dilakukan oleh tim teknis.

Polres Subang memastikan bahwa pemantauan dan pengamanan akan terus dilakukan untuk menjamin situasi kondusif serta keselamatan masyarakat.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X