Tindakan ini juga mendukung Maklumat Kapolda Jawa Barat tentang pemberantasan geng motor, premanisme, dan kekerasan jalanan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli malam, patroli siber, serta memperkuat sinergi dengan sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pembinaan karakter pelajar,” kata Dede.
Baca Juga: Ketua TP PKK Subang: Pencegahan korupsi harus dimulai dari keluarga
Polisi mengimbau pelajar agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan kekerasan.
Orang tua diminta lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya agar kejadian serupa tidak terulang.***