Sebanyak 86 orang masih ditahan di kantor polisi Kota Chrey Thum, sementara 11 lainnya dirawat di rumah sakit.
KBRI Phnom Penh telah menyalurkan bantuan logistik seperti makanan dan alat sanitasi, serta menyiapkan bantuan hukum bagi para pekerja.
Dari 86 WNI yang ditahan, empat orang di antaranya diduga melakukan kekerasan terhadap sesama WNI.
Saat kerusuhan terjadi, sempat terdengar bunyi tembakan, namun tidak ada korban jiwa dari pihak Indonesia.
Latar belakang kerusuhan
Kerusuhan tersebut dipicu oleh upaya puluhan WNI yang berusaha melarikan diri dari perusahaan online scam tempat mereka bekerja di Kota Chrey Thum.
Mereka disebut telah lama menjadi korban eksploitasi dan penahanan paksa oleh pihak perusahaan.***