Sabtu malam, sekitar pukul 23.30 WITA, warga sekitar jalur pendakian dikejutkan oleh kabar penemuan sosok mayat di dekat puncak Gawalise.
Baca Juga: Hakim tolak gugatan Nadiem Makarim, penetapan tersangka dinilai sesuai prosedur hukum
Kabar tersebut cepat menyebar di kalangan komunitas pendaki di Sulawesi Tengah.
Menurut keterangan, korban sempat dilaporkan tidak kembali setelah mencapai area puncak.
Saksi bernama Surya kemudian menemukan jasadnya dan segera melapor ke Basarnas Palu.
“Informasi penemuan pertama kali diterima oleh Basarnas Palu dari seorang warga pada Sabtu malam. Tim rescue segera dikerahkan menuju lokasi kejadian,” terang Rizal.
Baca Juga: Renovasi Ponpes Al Khoziny pakai dana APBN, MPR ingatkan soal audit, DPR minta dikaji ulang
Imbauan keselamatan bagi pendaki
Usai evakuasi, Rizal mengingatkan pentingnya memperhatikan faktor keselamatan saat mendaki, terutama di musim hujan yang meningkatkan risiko kecelakaan.
“Pastikan kondisi fisik prima serta perlengkapan memadai sebelum melakukan pendakian,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa medan Gawalise sering diremehkan pendaki karena ketinggiannya tidak terlalu tinggi, padahal jalurnya memiliki tanjakan terjal yang bisa memicu kelelahan ekstrem.
Masih menunggu keterangan keluarga
Hingga Minggu malam, pihak keluarga belum memberikan keterangan resmi terkait alasan korban mendaki sendirian.
Baca Juga: Di balik keputusan Prabowo serahkan Bapanas ke Menteri Pertanian: Arief Prasetyo dapat tugas baru
Polisi dan tim medis masih menunggu hasil pemeriksaan jenazah untuk memastikan penyebab kematian.