GENMILENIAL.ID – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan komitmennya memberantas praktik pungutan liar (pungli) dalam rekrutmen tenaga kerja pabrik.
Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Milangkala ke-39 Kecamatan Cibogo di Lapang Kecamatan Cibogo, Rabu 24 September 2025.
Dalam sambutannya, Kang Rey menyoroti posisi Cibogo sebagai salah satu titik sentral industrialisasi Subang.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri, melainkan ikut menikmati manfaat dari kehadiran industri.
Baca Juga: OJK terbitkan aturan baru, lembaga keuangan ‘dipaksa’ dorong kredit UMKM demi pemulihan ekonomi
“Cibogo itu cikal bakal industri di Subang. Saya sudah titip kepada industri yang ada di Subang, yang bekerja harus masyarakat Cibogo dulu. Jangan sampai pabriknya makmur, masyarakatnya jadi penonton,” ujarnya.
Di tengah proses industrialisasi tersebut, Kang Rey menegaskan bahaya pungli dalam rekrutmen pekerja. Ia meminta masyarakat berani melapor jika masih ada praktik serupa.
“Ke depan masuk pabrik teu kudu mayar deui. Apalagi nanti ada Vinfast dan BYD. Kalau masih ada yang minta uang untuk masuk pabrik, laporkan ke saya. Saya sedang berjuang betul-betul menghilangkan pungli agar masyarakat sejahtera,” tegasnya.
Baca Juga: Mentan klaim swasembada pangan bisa tercapai lebih cepat: Kerja kita semua anak bangsa
Selain menyinggung isu tenaga kerja, Kang Rey juga menargetkan infrastruktur Subang semakin baik. Ia berkomitmen pada 2027 kondisi jalan di Subang sudah laleucir (halus dan mulus).
Acara Milangkala Cibogo berlangsung meriah dengan pembagian hadiah, stan UMKM desa se-Kecamatan Cibogo, serta peresmian Gedung Aula Kecamatan Cibogo oleh Kang Rey.***