"Saya memohon maaf kepada semuanya. Tidak ada maksud dan niatan dari kami untuk melukai siapa pun, terutama keluarga para korban," tutup Ula.
Tragedi ini memicu keprihatinan publik terhadap pengelolaan kerumunan dalam acara besar, terutama yang diselenggarakan oleh tokoh publik atau pejabat.
Banyak yang berharap ada evaluasi serius agar kejadian serupa tak terulang, terutama saat melibatkan massa dalam jumlah besar dan terbuka.***