Namun, Cecep memastikan bahwa seluruh proses pembongkaran dilakukan dengan hati-hati.
“Koper akan ditata ulang dan dibungkus kembali menggunakan mesin wrapping, jadi jemaah tidak perlu khawatir barangnya rusak,” tegasnya.
Wakil Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdillah, menambahkan bahwa semua jemaah tetap akan menerima air zamzam secara resmi.
“Setiap jemaah akan mendapatkan satu galon berisi lima liter air zamzam yang dibagikan di embarkasi di Indonesia,” jelasnya.
Baca Juga: Salah kostum di ngunduh mantu Al Ghazali, Cinta Laura tetap tampil elegan dan beri doa menyentuh
Pemerintah mengimbau jemaah untuk tidak membawa air zamzam secara pribadi dalam koper karena aturan ini dibuat demi keselamatan bersama.
Air dalam jumlah besar di bagasi berpotensi mengganggu keseimbangan pesawat dan merusak sistem navigasi.
Melalui kejadian ini, petugas berharap seluruh jemaah memahami bahwa ibadah haji tidak hanya soal ritual, tetapi juga soal kepatuhan, kedisiplinan, dan saling menjaga keselamatan.***