GENMILENIAL.ID – Setelah menyelesaikan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), para jemaah haji Indonesia mulai bersiap kembali ke Tanah Air.
Namun dalam proses pemulangan, jemaah diingatkan untuk tidak membawa air zamzam ke dalam kabin pesawat.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdillah, di Madinah.
Menurutnya, pembagian air zamzam akan dilakukan oleh petugas setelah jemaah tiba di embarkasi masing-masing di Indonesia.
Baca Juga: Pesawat Air India mendarat darurat di Thailand akibat ancaman bom, 156 penumpang dievakuasi
“Air zamzam akan dibagikan kepada jemaah di embarkasi di Indonesia,” ujar Abdillah, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Sabtu, 14 Juni 2025.
Setiap jemaah akan mendapatkan satu galon air zamzam berisi lima liter. Oleh karena itu, jemaah diminta untuk tidak menyelundupkan air zamzam ke dalam koper atau tas kabin.
“Masing-masing jemaah akan menerima satu galon berisi lima liter, jadi tidak perlu membawa air zamzam dalam kabin pesawat,” jelasnya.
Abdillah juga mengimbau agar jemaah mematuhi aturan barang bawaan sejak masih di hotel demi kelancaran proses pemeriksaan di bandara.
Baca Juga: Menpora Dito jawab kritik hadiah Rolex untuk Timnas: Prabowo tak pernah bedakan atlet
“Kami mohon kepada jemaah yang belum berangkat ke bandara agar sejak dari hotel sudah menyiapkan barang bawaan sesuai aturan,” tambahnya.
Adapun barang yang diperbolehkan masuk ke kabin hanya tas paspor dan koper kecil dengan berat maksimal 7 kilogram.
Sementara koper besar yang dibawa ke bagasi akan ditimbang di lobi hotel dengan berat maksimal 32 kilogram.***
Artikel Terkait
Ada jemaah haji Indonesia tak kebagian katering, Menag janjikan kompensasi uang
BP Haji ungkap kronologi isu pemangkasan 50 persen kuota haji 2026, soroti kinerja Kemenag
DPR Protes wacana pemangkasan 50 persen kuota haji Indonesia tahun 2026
Ivan Gunawan ungkap awal mula mantap berangkat haji: Lagi liburan di Dubai, langsung tersentuh
Soal katering telat, BPKH Limited beri kompensasi kepada 20 ribu jemaah haji Indonesia dengan dua skema pembayaran
Menag Nasaruddin Umar bantah isu pengurangan 50 persen kuota haji 2026: Tidak pernah ada pembahasan itu
Menag Nasaruddin Umar tanggapi isu kuota haji 2026: Jangan buat resah, semua berjalan lancar