Lebih dari 72 ribu jemaah haji Indonesia alami gangguan kesehatan, ISPA jadi kasus terbanyak

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 17 Juni 2025 | 17:12 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Makkah pada 3 Juni 2025 (Kemenag.go.id)
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Makkah pada 3 Juni 2025 (Kemenag.go.id)

GENMILENIAL.ID – Cuaca ekstrem yang melanda Arab Saudi saat musim haji 2025 berdampak serius pada kesehatan para jemaah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat, lebih dari 72 ribu jemaah haji asal Indonesia mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami ingatkan bahwa Arab Saudi saat ini telah memasuki puncak panas, bulan Juni-Juli,” ujar Kepala Bidang Kesehatan PPIH Daerah Kerja (Daker) Makkah, dr. M. Imran dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa, 17 Juni 2025.

Baca Juga: Trump sebut Iran bukan tandingan Israel di tengah perang berkecamuk di Timur Tengah

Menurutnya, suhu di Makkah tercatat mencapai 45 derajat Celsius dan di Madinah bahkan tembus hingga 47 derajat Celsius.

“Akan terasa lebih panas karena udara kering dan kelembapan rendah,” tambahnya.

Dari total 72.100 jemaah yang mendapatkan layanan kesehatan, kasus yang paling banyak ditangani adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, dan diabetes, termasuk komplikasi dari penyakit-penyakit tersebut.

Selain itu, sebanyak 238 jemaah harus menjalani rawat inap di rumah sakit di Arab Saudi.

Baca Juga: Petarung MMA kritik Wali Kota Pematangsiantar di atas ring, sindir ucapan ‘tak ada atlet bisa kaya’

Penyakit terbanyak yang memerlukan penanganan intensif adalah pneumonia, diabetes, dan jantung koroner atau serangan jantung.

Hingga hari ke-44 operasional haji, jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat tercatat sebanyak 275 orang.

“Angka ini masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” ungkap Imran. Ia pun berharap para jemaah yang masih berada di Tanah Suci tetap menjaga kesehatan dan mendapat perlindungan Allah SWT.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X