Araghchi menegaskan bahwa militer Iran akan terus melakukan serangan terhadap Israel sebagai bentuk perlawanan atas agresi yang mereka anggap tidak beralasan.
"Kami akan terus menyerang para pengecut selama diperlukan untuk memastikan bahwa mereka tidak lagi menyerang rakyat kami," ujar Araghchi.
Kondisi ini menambah kekhawatiran akan pecahnya perang terbuka skala besar di kawasan Timur Tengah.
Dunia internasional menanti, apakah Presiden Trump akan mengambil langkah diplomatik yang dimaksud atau justru membiarkan ketegangan ini terus berlanjut.***