KBRI Teheran keluarkan 7 imbauan penting untuk WNI di tengah memanasnya konflik Iran-Israel

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 17 Juni 2025 | 01:51 WIB
Kantor KBRI (indonesianembassy.de)
Kantor KBRI (indonesianembassy.de)

GENMILENIAL.ID – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran menyusul meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Israel.

Imbauan ini dikeluarkan setelah serangan rudal saling diluncurkan antara kedua negara pada Jumat, 13 Juni 2025, waktu setempat.

Serangan Israel dikabarkan menargetkan fasilitas nuklir, markas militer, dan pabrik rudal balistik milik Iran.

Baca Juga: AFC tunjuk Qatar dan Arab Saudi jadi tuan rumah putaran keempat, Erick Thohir minta pertandingan berjalan fair

Bahkan, Komandan Garda Revolusi Iran Hossein Salami dan sejumlah ilmuwan penting dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.

Dalam rilis resmi yang dikutip Selasa, 17 Juni 2025, KBRI Tehran menyampaikan tujuh poin imbauan keselamatan yang harus diperhatikan WNI:

  • Meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan diri serta keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
  • Menjaga komunikasi dan melaporkan kondisi serta lokasi kepada KBRI.
  • Menghindari kerumunan, lokasi rawan konflik, dan membatasi mobilitas.

Baca Juga: Thom Haye dirumorkan gabung Persija, Prapanca: Semua tergantung pelatih

  • Menyimpan dokumen serta barang-barang penting di tempat yang aman.
  • Melakukan lapor diri ke KBRI Tehran.
  • Mencermati perkembangan melalui media dan mengikuti instruksi keamanan otoritas setempat.
  • Menghubungi KBRI dalam kondisi darurat melalui hotline +98 902 446 8889 (Telepon & WA) atau +98 991 466 8845 (WA Only).

KBRI juga menekankan pentingnya solidaritas dan kesiapsiagaan sesama WNI untuk menghadapi kondisi tak terduga.

Sebagai informasi, konflik Iran–Israel kian panas setelah Israel mengklaim perlu menyerang fasilitas militer dan nuklir Iran demi menghentikan ancaman senjata pemusnah massal.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X