Serangan Israel ke Iran picu kecaman China dan Pakistan: Pelanggaran berat atas kedaulatan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 11:01 WIB
Presiden China, Xi Jinping (Instagram.com/@xi.jinping_cn)
Presiden China, Xi Jinping (Instagram.com/@xi.jinping_cn)

GENMILENIAL.ID - Dunia internasional bereaksi keras terhadap serangan militer Israel ke sejumlah wilayah strategis di Iran, termasuk Teheran dan Natanz, yang disebut-sebut menghancurkan fasilitas pengayaan uranium.

Serangan yang terjadi pada Jumat 13 Juni 2025 itu langsung memicu kemarahan dari negara-negara sekutu Iran, termasuk China dan Pakistan.

China, melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, mengecam tindakan Israel yang dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan nasional Iran.

Baca Juga: Pemerintah resmi naturalisasi empat pemain diaspora, Timnas Putri Indonesia tambah amunisi

Juru Bicara Kemlu China, Lin Jian, menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi militer tersebut.

“Pihak China sangat khawatir tentang konsekuensi besar atas tindakan tersebut,” ujar Lin Jian, dikutip dari AFP.

“China menolak segala bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan negara lain dan menyerukan semua pihak untuk menghindari eskalasi, serta mempromosikan perdamaian dan stabilitas,” tambahnya.

Pakistan nyatakan solidaritas penuh dengan Iran

Kecaman serupa juga datang dari Pakistan, yang dikenal sebagai sekutu strategis Iran dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Baca Juga: Pemkab Subang terapkan aturan baru jam operasional angkutan barang, berlaku mulai 10 Juni 2025

Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, melalui akun X resminya (@IshaqDar), menyampaikan kutukan keras terhadap serangan Israel.

“Mengutuk keras serangan Israel yang tidak dibenarkan ke Republik Islam Iran,” tulis Ishaq Dar.

Ia menegaskan bahwa Pakistan berdiri dalam solidaritas penuh bersama pemerintah dan rakyat Iran dalam menghadapi agresi militer tersebut.

Iran luncurkan balasan, Israel klaim cegat 100 drone

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: AFP, X.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X