GENMILENIAL.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan akan mengunjungi keluarga korban tragedi longsor di lokasi pertambangan galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Bencana yang terjadi baru-baru ini itu dilaporkan menewaskan 14 orang dan menyebabkan sejumlah lainnya luka-luka serta 8 orang masih dinyatakan hilang.
Baca Juga: Bojan Hodak dinobatkan pelatih terbaik Liga 1 2025, antar Persib juara back to back
Dalam pernyataan melalui akun Instagramnya pada Sabtu, 31 Mei 2025, Dedi menyebut bahwa insiden ini diduga terjadi karena kelalaian dan tidak dipatuhinya standar keselamatan dalam kegiatan pertambangan.
"Sebenarnya kalau diurut karena faktor kelalaian dan tidak dipenuhinya standar penambangan," ujar Dedi.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengunjungi langsung lokasi tersebut dan menilai kawasan tambang itu rawan kecelakaan kerja.
Baca Juga: Elon Musk mundur dari Pemerintahan Trump, klarifikasi soal mata lebam yang picu spekulasi
Dedi turut mengajak masyarakat mendoakan para korban serta menyampaikan niatnya untuk bertemu langsung dengan keluarga yang terdampak tragedi ini.
"Kita doakan saudara-saudara kita yang mengalami musibah diberikan ketabahan dan ketawaqalan. Saya akan berkunjung nanti menemui keluarga korban," ucapnya.
Longsor di area galian C Gunung Kuda ini menjadi salah satu tragedi pertambangan terbesar di Jawa Barat tahun ini, dan menyoroti kembali pentingnya pengawasan serta penerapan standar keselamatan kerja di sektor tambang.***