Elon Musk mundur dari Pemerintahan Trump, klarifikasi soal mata lebam yang picu spekulasi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 14:56 WIB
Tokoh bisnis dan pejabat di pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, Elon Musk (X.com/ElonMusk)
Tokoh bisnis dan pejabat di pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, Elon Musk (X.com/ElonMusk)

GENMILENIAL.ID - Tokoh teknologi dan pengusaha ternama, Elon Musk, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah Amerika Serikat (DOGE) di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Pengunduran diri tersebut diumumkan pada Jumat, 30 Mei 2025. Dalam momen perpisahan, Musk tampil dengan mata lebam, yang sempat menimbulkan spekulasi publik terkait penyebabnya.

Di hadapan awak media, pendiri SpaceX dan Tesla ini menyampaikan komitmennya untuk tetap mendukung Presiden Trump meski tidak lagi menjabat secara formal.

Baca Juga: Tataliwargi Dahana kunjungi Saung Udjo, angkat Harmoni angklung untuk lestarikan budaya Sunda

“Saya akan terus menjadi teman dan penasihat untuk presiden,” kata Musk dalam konferensi pers bersama Presiden Trump, seperti dikutip The Guardian, Sabtu, 31 Mei 2025.

Trump memuji kinerja Musk selama empat bulan menjabat sebagai kepala DOGE, lembaga baru yang dibentuk untuk merampingkan anggaran federal dan meningkatkan efisiensi birokrasi.

“Ia membuat program reformasi pemerintah yang paling menyeluruh dan berdampak dalam beberapa generasi,” ujar Trump.

Spekulasi mengenai kondisi fisik Musk sempat menjadi sorotan publik, terutama karena lebam di sekitar matanya.

Baca Juga: Longsor Gunung Kuda Cirebon, Sekda Jabar: Pencarian dilanjutkan setelah lokasi dipastikan aman

Dugaan penggunaan obat terlarang mencuat di media sosial. Namun, Musk menepis semua tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa lebam tersebut terjadi karena insiden bersama anaknya.

“Saya hanya bercanda dengan si kecil X dan berkata, ‘coba pukul wajah saya.’ Dan dia melakukannya,” ungkap Musk sambil tertawa.

“Ternyata bahkan anak berusia lima tahun bisa meninju wajah Anda.” tambahnya.

Dengan pengunduran diri ini, Elon Musk dipastikan tidak lagi menjadi bagian resmi pemerintahan, namun tetap akan berada di lingkaran dekat Presiden Trump sebagai penasihat informal.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X