GENMILENIAL.ID – Setelah enam hari pencarian tanpa henti, korban longsor di Kampung Babakan Randu, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis, 17 April 2025.
Korban merupakan warga yang sempat dilaporkan hilang sejak hari pertama bencana terjadi.
Berdasarkan informasi di lapangan, saat peristiwa longsor, korban tengah memperbaiki saluran irigasi di area tebing yang kemudian runtuh akibat hujan deras.
Tim pencarian yang terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD Subang, relawan, serta warga sekitar terus berjibaku menembus material longsor demi menemukan keberadaan korban.
Baca Juga: Buntut penganiayaan Hadi Hadrian, jurnalis Subang desak usut aktor intelektual
Sejumlah personel dari Polsek Sagalaherang seperti Bripka Didin Mahpudin, Aiptu Beta Natarisa, Aipda Dadan Supratman, dan Bripka Kaswul Anwar ikut terlibat langsung dalam evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, mengapresiasi kerja keras seluruh tim di lapangan.
“Ini hasil kerja sama dan sinergi semua pihak. Kami turut berduka dan berharap keluarga korban diberikan kekuatan menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Kepala Desa Dayeuhkolot, Budiman, juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian semua pihak.
Baca Juga: Buntut penganiayaan Hadi Hadrian, jurnalis Subang gelar aksi solidaritas
“Kami sangat terbantu dengan solidaritas tim SAR dan semua elemen masyarakat yang turun langsung membantu,” ucapnya.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.
Hingga kini, BPBD masih mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.***
Artikel Terkait
Gelar baksos, Organisasi RPM disupport Anggota DPRD Subang Hj. Eni Garyani bagikan ribuan liter air pada warga membutuhkan dan korban longsor Cipondok
Sigap! longsor terjadi di Jalur Sagalaherang-Subang, Polsek Sagalaherang gerak cepat evakuasi longsoran tanah
Diguyur hujan deras, jalan alternatif Sagalaherang-Curug Agung tertutupi batu besar dan longsor
Tinjau langsung lokasi longsor di Desa Curugagung, Dr. Imran langsung rehabilitasi saluran air untuk irigasi yang dibutuhkan oleh para petani
Musibah longsor di Desa Mayang, Danramil 0505 Tanjungsiang bersama warga bersihkan timbunan tanah yang menutup akses jalan Kampung Mayang dan Cibago
Status tanggap darurat bencana 14 hari untuk longsor Pekalongan, proses pencarian korban hilang masih berlanjut, ada modifikasi cuaca yang dilakukan
Tiga hari pencarian korban longsor di Dayeuhkolot Subang belum membuahkan hasil, medan terjal jadi kendala