news

Wamendagri Bima Arya kunjungi Kabupaten Subang, tinjau sistem irigasi warisan era kolonial Belanda yang sudah 5 tahun rusak

Selasa, 24 Desember 2024 | 23:14 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto Didampingi Pj. Bupati Subang, Dr. Imran melakukan peninjauan terhadap sistem irigasi warisan era kolonial Belanda di Desa Curug Agung, Subang pada Selasa, 24 Desember 2024

GENMILENIAL.ID - Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Subang, tepatnya di Desa Curug Agung, Kecamatan Sagalaherang pada Selasa, 24 Desember 2024.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan yang sebelumnya digelar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, dan dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan.

Dalam kunjungannya, Wamendagri meninjau salah satu sistem irigasi yang menjadi infrastruktur penting untuk mendukung sektor pertanian.

Baca Juga: Ups! seperti ini cara Agensi STY gunakan artis Korsel minta dukungan agar Shin Tae-yong tetap bisa bertahan sebagai pelatih Timnas Indonesia

Irigasi yang merupakan warisan era kolonial Belanda di Desa Curug Agung tersebut telah mengalami kerusakan selama lima tahun terakhir.

Revitalisasi irigasi ini akan diprioritaskan guna mendorong terwujudnya swasembada pangan yang menjadi program strategis Presiden RI.

“Pintu air ini dibangun pada masa Belanda dan sudah rusak sejak lima tahun lalu. Jika diperbaiki, luas lahan sawah yang bisa ditanami dapat meningkat secara signifikan, hingga 250 hektare, termasuk ke Kelurahan Parung," kata Wamendagri Bima Arya

"Ini adalah salah satu titik prioritas yang akan dibantu revitalisasinya tahun depan untuk mempercepat pencapaian swasembada,” sambungnya.

Baca Juga: H-1 Natal 2024 hingga pukul 16.00 WIB, Astra Tol Cipali sebut terjadi peningkatan untuk kendaraan menuju Cirebon

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati Subang, Dr. Imran mengatakan bahwa Rapat Koordinasi di Gedung Pakuan merupakan langkah strategis untuk mewujudkan swasembada pangan pada 2025, sesuai target nasional. 

Sesditjen Politik dan PUM Kemendagri itu juga menjelaskan bahwa peninjauan irigasi yang dilakukan Wamendagri bertujuan untuk memastikan infrastruktur penunjang pertanian seperti ketersediaan pupuk, optimalisasi penyuluh, dan peningkatan fungsi Bulog berjalan dengan baik.

“Kementerian dan lembaga terkait harus memastikan langkah-langkah swasembada ini berjalan efektif," kata Dr. Imran

"Mulai dari revitalisasi irigasi, distribusi pupuk bersubsidi, pemberdayaan penyuluh pertanian, hingga penguatan Bulog sebagai lembaga penampung hasil pertanian,” tambahnya.

Baca Juga: Pastikan penggunaan senpi sesuai aturan, Wakapolres Subang pimpin langsung pemeriksaan senpi dinas anggota polisi

Halaman:

Tags

Terkini