Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga meminta semua elemen bangsa untuk mawas diri. Ia juga menekankan Indonesia harus berani mengoreksi dan memperbaiki diri.
"Kita harus menghadapi kenyataan, bahwa masih terlalu banyak kebocoran, penyelewengan, korupsi di negara kita," ungkapnya.
"Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara para pejabat politik, pejabat pemerintah di semua tingkatan dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha-pengusaha yang tidak patriotik, jangan takut melihat realita ini," beber Prabowo.
Ia juga mengingatkan bahwa fakta tersebut berbahaya bagi generasi penerus. Prabowo juga menyebut bahwa perbaikan besar-besaran harus dilakukan, apalagi hingga saat ini masih banyak masyarakat yang hidup di bawah angka kemiskinan.
Baca Juga: Haldy Sabri, pengusaha asal Aceh yang menjadi suami Irish Bella
"Kita masih melihat sebagian saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan, terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan," kata Pabowo
"Terlalu banyak anak-anak yang berangkat sekolah tidak makan pagi, terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat sekolah," tambahnya